Berikut beberapa panduan yang harus kamu ketahui bagi pendaki yang berstatus pemula, agar bisa mendaki gunung dengan aman dan sukses, mulai dari apa itu mendaki gunung? Serta hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama pendakian.
Mendaki gunung kini sudah menjadi salah satu ide traveling yang cukup populer di masyarakat Indonesia, terutama di kalangan muda-mudi. Di antara mereka ada yang sudah berpengalaman dan ada yang belum mempunyai pengalaman sama sekali.
Yuk, agar tidak penasaran langsung saja kita simak bersama panduan mendaki gunung untuk pemula!
{getToc} $title={Table of Contents}
Apa itu Mendaki Gunung?
Mendaki gunung (Mountaineering) adalah suatu kegiatan pendakian yang melibatkan penggunaan berbagai keterampilan perjalanan untuk mencapai puncak.
Pendakian sering melibatkan perjalanan berbatu, penelusuran semak, penyeberangan sungai, dan pendakian teknis. Bantuan penyelamatan juga diperlukan agar pendakian gunung berjalan dengan aman dan sukses.
Estimasi waktu yang diperlukan tergantung dari jarak yang ditempuh ke puncak gunung tersebut. Semakin jauh jarak tempuhnya, semakin lama pendakiannya.
Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum Pendakian
1. Latihan Fisik 2x Lipat dari Biasanya, Lakukan Minimal selama Sebulan
Agar pendakian kamu menyenangkan, tubuh kamu harus dalam kondisi yang sehat. Melatih kekuatan secara rutin bisa mulai dengan angkat beban atau latihan yang berfokus pada otot seperti push-up, pull-up, dan squat.
Latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh (stamina), seperti berlari, bersepeda, dan berenang merupakan cara yang baik untuk mempersiapkan sistem kardiovaskular Anda.
Namun, cara pelatihan terbaik adalah memanjat tangga dengan membawa ransel yang berisi beban yang sama saat kamu melakukan pendakian dan lakukanlah secara berulang-ulang.
2. Pelatihan Mental
Pendakian gunung membutuhkan lebih dari sekedar kemampuan fisik saja, akan tetapi dibutuhkan mental/pola pikir yang berbeda. Milikilah suatu komitmen!
Karena membutuhkan lebih banyak waktu dan energi untuk menyelesaikan sebuah pendakian, kamu harus siap menghadapi beberapa kesulitan, juga ketidaknyamanan dan risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu di sepanjang pendakian.
3. Pelajari Gunung yang Menjadi Destinasimu
Untuk melakukan pendakian, kamu harus mengetahui informasi selengkapnya tentang gunung yang akan didaki. Mulailah memilih puncak dengan rintangan yang lebih mudah untuk didaki dan teruskan ke puncak yang lebih sulit.
Berikut beberapa gunung di Indonesia yang cocok bagi pendaki pemula:
- Gunung Gede Pangrango (Jawa Barat)
- Gunung Papandayan (Garut)
- Gunung Nglanggeran (Gunung Kidul, Jogja)
- Gunung Prau (Dieng)
- Gunung Ijen (Banyuwangi)
- Gunung Andong (perbatasan wilayah Salatiga, Semarang, Magelang).
4. Persiapkan Perlengkapan Dan Logistik secara Cermat
Biasanya orang sering menyepelekan masalah perlengkapan dan logistik saat mendaki gunung. Mereka menganggap perlengkapan dan logistik saat mendaki sama saja dengan saat traveling.
Pada kenyataannya, perlengkapan dan logistik saat mendaki gunung jauh lebih banyak dan lebih ribet. Pastikan kamu membawa perlengkapan tidur (sleeping bag) yang mudah dibawa dan nyaman.
Senter, kompas, jas hujan, pisau lipat, sampai peralatan makan portabel juga ikut andil dalam pendakianmu. Untuk masalah logistik, bawalah makanan yang agak banyak dan air minum cadangan untuk kondisi darurat yang mungkin akan kamu temui.
Walaupun terkesan sepele, namun apabila kamu tidak melakukannya, hal ini akan sangat menyulitkanmu saat melakukan pendakian.
Baca juga: Traveling dengan Budget Minim, Terapkan 7 Tips Ini!
5. Pergilah Bersama Guide yang Profesional
Jika kamu baru pertama kali naik gunung, salah satu cara terbaik untuk terjun langsung ke olahraga ini adalah dengan menyewa layanan guide/pemandu. Ada banyak guide yang akan memandu dan membantu kamu mempelajari keterampilan dasar mendaki gunung.
6. Pergilah Bersama Tim
Selalu memanjat dengan orang lain karena apa pun bisa terjadi selama kamu mendaki gunung. Seringkali kamu jauh dari peradaban dan tanpa layanan selama berjam-jam. Memiliki tim pendakian akan memastikan keselamatanmu dalam keadaan darurat.
Mendaki dengan pasangan juga dapat meningkatkan moral dan pengetahuan kamu. Kalian berdua dapat mengikuti kelas bersama sebelum mendaki, dan jika kamu telah mendaki sebelumnya, kamu bisa menjadi mentor yang baik saat mendaki.
Memiliki tim yang memanjat bersama juga dapat membantu kamu untuk terus memotivasi diri ketika segala sesuatunya menjadi sulit. Karena kamu tahu mereka memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencapai puncak.
7. Izin Mendaki
Semakin banyaknya pendaki membuat pegunungan menjadi semakin ramai dan semakin banyak daerah yang membutuhkan perizinan untuk mendaki.
Banyak gunung yang lebih sering didaki membutuhkan perencanaan terlebih dahulu untuk memungkinkan perizinan dan pendaftaran. Demi keselamatanmu, pastikan untuk menghubungi agen atau pengelola lahan sebelum melakukan pendakian.
Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mendaki Gunung
1. Tidak Mengikuti Rute yang Ditentukan
Pergi mendaki tanpa pengetahuan yang memadai tentang medan sangat berbahaya. Rute gunanya untuk memudahkanmu mendaki gunung dengan aman dan selamat.
Umumnya, keluar dari rute yang ditentukan bisa membuatmu menemui celah yang dalam, atau medan longsor yang berbahaya. Navigasi di luar jalur juga bisa lebih sulit, dengan lebih sedikit orang di sekitar kamu yang cenderung tersesat.
2. Mengambil Keputusan Tanpa Pertimbangan yang Tepat
Turun gunung dengan aman lebih penting daripada apa pun. Mengambil keputusan untuk kembali adalah cara termudah memastikan keamananmu bila terjadi keadaan darurat.
Banyak hal yang bisa terjadi dalam pendakian, seperti: cuaca ekstrem, batu jatuh atau longsoran salju. Pengetahuan yang tepat tentang kapan harus terus berjalan dan kapan kembali adalah kunci saat mendaki.
Kapan pun guide-mu memutuskan untuk kembali, tidak peduli seberapa dekat kamu dengan puncak, kamu harus kembali.
Hal Ini untuk memastikan keamananmu dan menghindari situasi genting yang biasanya terjadi di kemudian hari, apakah kekurangan makanan, kelelahan, atau hilangnya cahaya matahari.
3. Meninggalkan Jejak
Jangan tinggalkan jejak. Kemas persis apa yang kamu kemas, artinya: bawa semua yang kamu bawa ke sana, kembali ke bawah bersamamu.
Penting untuk menjaga gunung tetap seperti semula yang ingin dinikmati setiap orang. Tidak ada yang ingin melihat sampah saat memanjat atau menikmati pemandangan. Meninggalkan sampah dapat mengganggu satwa liar dan meninggalkan dampak pada ekosistem.
Baca juga: 3 Ikon Wisata Thailand Paling Populer Untuk Dikunjungi
Kesimpulan
Kebanyakan orang berpikir mendaki gunung itu terlalu sulit untuk dicoba. Kami di sini ingin memberitahukamu bahwa itu salah! Mendaki gunung mungkin tampak menakutkan, tetapi tidak sesulit kelihatannya malah menyenangkan.
Dengan mengikuti panduan mendaki dengan benar, ini memberikan rasa aman untuk pemula dalam memulai petualangan pertama naik gunung. Karena tujuan dari mendaki tidak hanya sampai di puncak, namun pulang dengan selamat.
Memang butuh perjuagan dan sangat melelahkan melakukan sebuah pendakian, namun semuanya akan terbayarkan saat kamu berada di atas puncak gunung dengan keindahan panorama yang membuatmu takjub. Selamat mencoba!
